Posyandu di Payakumbuh Bertransformasi Jadi Pusat Layanan Masyarakat, Warga Kini Bisa Adukan Jalan Rusak hingga Anak Putus Sekolah
HORIZONE - Kota Payakumbuh terus mendorong transformasi pelayanan masyarakat melalui penguatan fungsi Posyandu. Salah satunya terlihat di Posyandu Ar Ruhama 1, Kelurahan Sungai Durian, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina), yang kini berkembang menjadi pusat layanan terpadu masyarakat.
Jika sebelumnya Posyandu hanya identik dengan pelayanan kesehatan ibu, balita, ibu hamil, dan lansia, kini masyarakat juga dapat menyampaikan berbagai keluhan terkait kebutuhan dasar lainnya, mulai dari infrastruktur hingga persoalan sosial.
Transformasi tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024 yang memperluas fungsi Posyandu menjadi layanan enam bidang dasar, yakni kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum).
Lurah Sungai Durian, Novi Indra mengatakan transformasi tersebut memberikan manfaat besar bagi masyarakat karena Posyandu kini menjadi pintu pertama pelayanan dan pengaduan warga.
“Transformasi ini luar biasa manfaatnya. Kita tidak hanya tahu berat badan anak, tapi juga tahu jalan mana yang mulai rusak hingga anak siapa yang berhenti sekolah,” ujar Novi Indra, Kamis (7/5/2026).
Menurutnya, di Posyandu Ar Ruhama 1, kader tidak hanya melayani penimbangan balita dan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menerima laporan terkait jalan rusak, drainase tersumbat, rumah tidak layak huni (RTLH), anak putus sekolah, hingga persoalan sosial lainnya.
“Jika ada gangguan trantibum atau masalah sosial lain, jangan sungkan. Posyandu sekarang pintu pertama semua aduan,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Latina, Atemugiarae menegaskan pihaknya siap menjalankan arahan Wali Kota Payakumbuh dalam implementasi Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 di seluruh Posyandu wilayah Latina.
“Pelayanan Posyandu saat ini adalah layanan dasar yang wajib diberikan. Masyarakat tidak perlu bingung lagi mau melapor ke mana. Cukup datang ke Posyandu terdekat,” tegasnya.
Ketua TP Posyandu Kelurahan Sungai Durian menambahkan, para kader kini juga dibekali pelatihan untuk memetakan persoalan sosial dan infrastruktur warga selain menjalankan layanan kesehatan rutin.
Dengan konsep baru tersebut, Posyandu Ar Ruhama 1 perlahan berubah menjadi pusat pelayanan terpadu masyarakat yang menghubungkan kebutuhan warga dengan pemerintah daerah secara lebih cepat dan terintegrasi.
red-ril
What's Your Reaction?



