BKB Pelita Bunda Talang Babungo Selenggarakan Sosialisasi Stunting 

BKB Pelita Bunda Talang Babungo Selenggarakan Sosialisasi Stunting 

HORIZONE  - Mengatasi melonjaknya kasus stunting di Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok. Balai Penyuluh KB kecamatan setempat mengadakan sosialisasi kepada orang tua pemilik anak balita di Nagari Talang Babungo, Selasa, (6/12) di TK Pelita Bunda.

Sosialisasi stunting diselenggarakan bagi orang tua kelompok bermain Bina Keluarga Balita (BKB) Pelita Bunda Nagari Talang Babungo. BKB ini termasuk aktif dalam memantau perkembangan anak didiknya.

Kepala Balai Penyuluh KB Kecamatan Hiliran Gumanti Candra mengatakan, Kecamatan Hiliran Gumanti termasuk kecamatan tertinggi kasus stunting di Kabupaten Solok. 

Mengatasi tumbuh kembang kasus stunting perlu terus dilakukan sosialisasi kepada masyarakat terutama ibu-ibu pemilik Bayi Dibawah Lima Tahun (balita), ungkap Candra.

Terkait hal tersebut, perlu terus dilakukan sosialisasi agar masyarakat paham dan mengerti ciri-ciri anak terdampak stunting  serta akibat bawaannya setelah dewasa nanti, terang Candra dihadapan peserta sosialisasi. 

BKB Pelita Bunda, Nagari Talang Babungo dibawah asuhan Kepala Sekolah Elita Husna, S.Pd mengatakan, sosialisasi dampak stunting terhadap tumbuh kembang anak diikuti 20 orang tua murid .

Elita berharap, setelah mengikuti sosialisasi ini orang tua dapat lebih memahami dan mengetahui ciri-ciri anak terdampak stunting dan mengetahui apa yang mesti dilakukan agar anak tidak terdampak. 

Dikatakan Elita, sekolah yang dipimpinnya setiap enam bulan selalu melakukan pengukuran tinggi dan berat badan anak . Juga mengukur lingkar kepala dan memberikan makanan tambahan. Setiap pagi juga dilakukan senam .

BKB Pelita Bunda juga melakukan deteksi 
tumbuh kembang anak sekali enam bulan yang bekerjasama dengan Puskemas Hiliran Gumanti, jelas Elita Husna .

Sosialisasi stunting diberikan oleh Hendro  Joni Eka Putra, Amd Kep dan Titi Mai Gusrianti, Amd Kep dalam penyuluhannya mengatakan, ciri anak terkena  stunting secara kasat mata dapat dilihat dari pertumbuhan seorang anak.

Anak yang lambat pertumbuhannya dari semestinya sudah bisa dikatakan terkena stunting. Pertumbuhan tersebut dapat dilihat dari pertumbuhan tingginya dan berat badannya yang tidak berkembang. 

Lanjutnya, stunting tidak hanya mempengaruhi tinggi badan balita secara fisik, tetapi juga menghambat perkembangan otak sehingga mempengaruhi tingkat kecerdasan dan kesehatan dalam jangka panjang.

( Aznul Hakim )

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow